Pemicu Kerusuhan Yang Terjadi di Lapas Kelas II Manado - MEMBERSTVNEWS

MEMBERSTVNEWS

Mengedepankan Realita

Breaking

Home Top Ad

Post Top Ad

Sabtu, 11 April 2020

Pemicu Kerusuhan Yang Terjadi di Lapas Kelas II Manado

   


JAKARTA, MEMBERSTVNEWS.COM - Telah terjadi pembakaran di lembaga pemasyarakatan (Lapas) kelas II A, Manado, Sulawesi Utara, Sabtu 11/04/2020.

Berdasarkan keterangan Kepala Biro Humas, Hukum, dan Kerjasama Kemenkumham Bambang Wiyono mengatakan, pembakaran/ kerusuhan terjadi berawal adanya kekhawatiran penghuni Lapas (Lembaga Pemasyarakatan) Kelas II A Manado, Sulawesi Utara, akan penyebaran virus Covid-19.

Hal senada diungkapkan Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Sulawesi Utara, Lumaksono SH MH. Menurutnya, mereka khawatir tertular penyakit itu di dalam Lapas.

Awal kerusuhan sekitar pukul 15.00 waktu setempat, penghuni Lapas telah melakukan pembicaraan, di mana kepala Divisi Pemasyarakatan bersama dengan petugas Lapas Tuminting, bernegosiasi kehendak mereka sebenarnya. Namun, tuntutan mereka tidak bisa dipenuhi karena tidak sesuai dengan ketentuan.

Di anggap negoisasi tidak berhasil,  terjadilah kerusuhan lagi yang kembali memicu aksi brutal lain, Lumaksono mengaku sekitar pukul 19.00 WITA, pihak Lapas ambil keputusan kepolisian gabungan yang mengendalikan suasana.

Saat itu aparat gabungan masuk bersama mobil anti huru-hara ke dalam Lapas dan berhasil mengendalikan situasi.

Ditambahkan Bambang, kepada beberapa awak media, kebakaran terjadi pada pukul 15.30 WITA itu dipicu oleh keributan para warga binaan yang meminta dibebaskan sesuai Peraturan Menteri Hukum dan HAM (Permenkumham) Nomor 10 Tahun 2020.

Narapidana kasus narkoba merasa dianaktirikan sehingga meminta disamakan dengan warga binaan tindak pidana umum lainnya," kata Bambang dalam keterangan tertulis, Sabtu (11/4/2020).

Pemicu keributan lainnya adalah berawal  petugas Lapas tak mengizinkan salah satu warga binaan untuk melayat orang tuanya yang meninggal dunia, alasannya khawatir adanya dampak penyebaran covid-19 pada seluruh penghuni Lapas lainnya.

"Untuk informasi sementara, tidak ada warga binaan yang melarikan diri. Aparat keamanan siaga diluar lapas dalam rangka mengantisipasi terhadap hal-hal yang tidak diinginkan. Pada pukul 19.30 WITA kondisi lapas mulai aman terkendali," ungkap Bambang.(Red./Iwnaruna)

File Documen Pic By Search Google Fresh

Post Bottom Ad

Halaman