Sinergiritas, Kolaborasi, Interaksi dan Penyuluhan dalam Penyemprotan Disinfektan Lanjutan di Kelurahan Gumuruh - MEMBERSTVNEWS

MEMBERSTVNEWS

Mengedepankan Realita

Breaking

Home Top Ad

Post Top Ad

Minggu, 05 April 2020

Sinergiritas, Kolaborasi, Interaksi dan Penyuluhan dalam Penyemprotan Disinfektan Lanjutan di Kelurahan Gumuruh




BANDUNG, MEMBERSTVNEWS.COM - Inisiasi penyemprotan disinfektan lanjutan oleh LPM, PAC PKB, OKP, Muspika, Karang Taruna dan TNI-Polri di RW 06 Kelurahan Gumuruh Kecamatan Batununggal Bandung, Minggu, 5/4/2020. 

Sinergitas, kolaborasi, interaksi dan penyuluhan pada masyarakat dalam kegiatan penyemprotan disinfektan untuk membasmi dan menghentikan penyebaran virus corona atau Covid-19 ini juga dibantu warga masyarakat di wilayah RW 06.
Disamping lakukan penyemprotan disinfektan,  dilakukan juga penyuluhan pada masyarakat bagaimana mencegah penularan virus corona, pola hidup sehat dan menjaga kebersihan lingkungan sekitar. 

"Pencegahan Covid-19 saat ini atas rujukan pemerintah yaitu menjaga jarak dengan cara social distancing dan menggunakan masker" papar Sholeh,  Ketua LPM Kelurahan Gumuruh itu. 

Pola hidup sehat juga bisa menunjang dalam menghambat penyebaran virus corona yaitu menjaga kesehatan eksternal dengan mencuci tangan, menggunakan masker, menjaga pola makan empat sehat lima sempurna dan menjaga kebersihan ditempat kita tinggal. 

"Yang terpenting ada kemauan pada diri sendiri untuk menjaga agar tidak sakit karena perilaku kita sendiri baik cara-cara mencegah penularan virus corona, pola hidup sehat yang kita lakukan dan peduli lingkungan sekitar kita" ungkap Sholeh.
Sementara itu perwakilan PAC PKB, Mohammad Nasir menyebutkan bahwa penyemprotan disinfektan hanyalah salah satu cara dengan obat yang digunakan untuk mematikan dan menghambat penyebaran virus corona pada saat tertentu jika kitanya jorok, acuh, tidak peduli bahkan menganggap sepele maka akan sia-sia. 

"Dibutuhkan rasa simpati dan peduli dari warga sendiri dalam pencegahan penyebaran virus corona ini dengan rasa memiliki dan cinta pada diri, keluarga, tetangga hingga lingkungan yang kita tempati" jelas Nasir. 
Dan M. Nasir menegaskan bahwa penyemprotan ini harus dijauhkan dari trik politik apalagi mengusik kegiatan tapi harus lebih pada kepedulian membuktikan kerja kinerja kita pada masyarakat sehingga biarkan semuanya mengalir alami pada penilaian nyata yang dirasakan masyarakat. 

"Justru dalam keadaan wabah virus corona ini seharusnya semua elemen saling bahu membahu dan dijauhkan rasa iri dan dengki, bersaing untuk kebaikan itu dihalalkan agama" tandasnya. (Red./Iwnaruna) 

Post Bottom Ad

Halaman