SABANDUNG DI KECAMATAN COBLONG SASAR MAHASISWA YANG TIDAK MUDIK - MEMBERSTVNEWS

MEMBERSTVNEWS

Mengedepankan Realita

Breaking

Home Top Ad

Post Top Ad

Sabtu, 09 Mei 2020

SABANDUNG DI KECAMATAN COBLONG SASAR MAHASISWA YANG TIDAK MUDIK

BANDUNG, MEMBERSTVNEWS.COM - Program Sangu Bancakan Urang Bandung (Sabandung) resmi bergulir secara serentak di seluruh kecamatan di Kota Bandung. Khusus di Kecamatan Coblong target sasarannya cukup bervariatif yakni dengan menjangkau para mahasiswa yang tinggal di kos-kosan.

Salah satunya Yuke, mahasiswi asal Medan. Ia mengaku tak bisa mudik karena situasinya sudah tidak memungkinkan. Sedangkan uang saku dari orang tuanya juga tidak terlalu banyak. 

Yuke yang indekos di kawasan Sekeloa pun sangat menyambut baik program Sabandung. 

“Bantuan ini bermanfaat untuk masyarakat, khususnya mahasiswi seperti saya yang tidak bisa pulang kampung,” aku mahasiswi semester dua ini. 

Camat Coblong, Krinda Hamidipradja menuturkan di wilayahnya ini memang cukup banyak mahasiswa yang tidak mudik. Sedangkan keluarganya di kampung halaman juga turut terdampak pandemi Covid-19.

Karenanya, Krinda menilai para mahasiswa yang tersebar di sejumlah kos-kosan ini juga membutuhkan bantuan. 

“Memang sesuai dengan sasaran kegiatan ini salah satunya buat anak kos yang tidak bisa pulang. Selain dari warga miskin dan masyarakat lainnya seperti lansia, dan difabel juga. Anak kos ini memang mereka juga aktif membantu kita dalam kegiatan sosial, kegiatan keagamaan ataupun kegiatan laian selama PSBB,” ucap Krinda di Kantor Kecamatan Coblong, Jalan Sangkuriang, Bandung, Jumat (8/5/2020).

Krinda menyediakan 1.200 paket makanan untuk disalurkan kepada warga di 6 kelurahan di Kecamatan Coblong. Tak hanya warga, program Sabandung ini juga diupayakan bisa menjangkau para pengemudi angkutan berbasis daring.

“Kita bergerak dengan ibu-ibu dari PKK, TNI, Polri, LKK dan ada komunitas dan relawan yang gabung. Sehingga bisa lebih banyak dan lebih menjangkau semua warga, karena tetap prioritaskan dulu yang sudah terdata di kita,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua TP PKK Kecamatan Coblong, Rina Robiana mengungkapkan, untuk program Sabandung ini banyak masyarakat umum yang ikut tergerak membantu. Sehingga tidak hanya mengandalkan dari anggaran dana alokasi kewilayahan saja.

Rina menuturkan, para kader PKK di tingkat kecamatan dan kelurahan sangat aktif membuat menu yang akan dibagikan dalam program sabandung. Bahkan, para ibu-ibu ini pun memilih untuk memasak sendiri makanannya.

“Selain DPA kewilayahan kami juga dapat bantuan, karena kader PKK ini cukup rajin mencari bantuan swadaya ataupun ada yang sudah dikoordinir. Ada yang memberi bantuan secara materil ataupun sudah berupa barang,” ungkap Rina.

Sedangkan Lurah Sekeloa, Tirta Gumelar mengungkapkan, di wilayahnya cukup banyak masyarakat berpartisipasi untuk berbagi rezekinya. Dapur umum di Sekeloa pun sudah bisa dimulai lebih dulu sebelum program Sabandung. 

Ia pun tengah mengupayakan agar bisa bergulir rutin lebih dari satu kali dalam seminggu.

“Kita juga open donasi bagi masyrakat yang memiliki rezeki lebih, bisa ke RW masing-masing atau ke kelurahan. Kita dokumentasi dan diumumkan untuk transparansi demi menjaga kepercayaan para donator. Sejauh ini bagus alhamdulillah tidak hanya masyarakat yang mampu dari segi ekonomi tapi  yang pas-pas juga ikut menyumbang,” beber Tirta. 

(Red.Asp/Iwnaruna)

Post Bottom Ad

Halaman