" Mengusulkan Agar Judi Togel Dan Kasino Dilegalkan " - MEMBERSTVNEWS

MEMBERSTVNEWS

Mengedepankan Realita

Breaking

Home Top Ad

Post Top Ad

Kamis, 16 Juli 2020

" Mengusulkan Agar Judi Togel Dan Kasino Dilegalkan "


MEMBERSTVNEWS,-- Dipenghujung sidang mejelis Kehormatan Gerindra karena ucapan soal 'isu PKI dimainkan kadrun' kini dalam twittan pribadinya. Poyuono mengusulkan ide melegalkan judi togel dan kasino  karena menurutnya pelegalan judi togel dan kasino bisa membangkitkan ekonomi Indonesia di tengah pandemi COVID-19.


"Banyak penelitian internasional tentang hubungannya antara kasino, penyelenggaraan judi di negara-negara seperti Singapura, Malaysia, Amerika, di mana ajalah gitu ya, itu ternyata memberikan dampak kepada pertumbuhan ekonomi di negara tersebut, juga banyak membuka lapangan kerja, mendapatkan pajak," kata Poyuono saat dikonfirmasi wartawan mengenai usulannya
Sedangkan Partai Gerindra menegaskan usulan Arief Poyuono melegalkan judi togel dan kasino tidak mewakili partai. Gerindra mengatakan, Poyuono tidak memiliki alas hukum yang mengatasnamakan partai.

"Pernyataan Pak Arief Poyuono soal legalisasli judi jelas tidak mewakili dan bahkan tidak ada kaitan sama sekali dengan Gerindra. Kami sudah berulangkali menegaskan bahwa dia tidak memiliki alas hukum mengatasnamakan Gerindra," ujar Juru Bicara Partai Gerindra Habiburokhman dalam pernyataannya kepada wartawan, Jumat (17/7/2020).

Habiburokhman mengatakan, Poyuono saat mengusulkan untuk melegalkan judi togel dan kasino mewakili Ketua Federasi Serikat Pekerja BUMN Bersatu, bukannya Waketum Gerindra. Poyuono sendiri juga tengah disidang Majelis Kehormatan Gerindra karena ucapan soal 'isu PKI dimainkan kadrun'.

"Dia sendiri juga mengatakan bahwa tidak mengatasnamakan Gerindra, melainkan sebagai Ketua Federasi Serikat Pekerja BUMN Bersatu, akun twitter yang dia gunakan pun namanya @BUMNBersatu. Soal status Pak Arief Poyuono di Partai Gerindra, saat ini persidangan di Majelis Kehormatan sudah memasuki tahap-tahap akhir untuk sebuah putusan yang final," katanya.
"Kami tidak bisa membocorkan substansi jalannya persidangan, namun secara umum dapat dikatakan bahwa Pak Arief Poyuono tinggal 'menghitung hari' saja," katanya


Post Bottom Ad

Halaman