Sorotan Ummi di Kunjungan Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat Perihal Desentralisasi Pendidikan - MEMBERSTVNEWS

MEMBERSTVNEWS

Mengedepankan Realita

Breaking

Home Top Ad

Post Top Ad

Selasa, 23 Februari 2021

Sorotan Ummi di Kunjungan Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat Perihal Desentralisasi Pendidikan

Sukabumi, memberstvnews - Kunjungan Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat ke KCD V Kota dan Kabupaten Sukabumi pemantauan dan monitoring perihal bagaimana perjalanan desentralisasi yang diberikan oleh Disdik Jabar ke KCD-KCD diseluruh wilayah Jabar.

Adapun monitoring tersebut dihadiri ketua Komisi V: Dadang, Wakil Ketua DPRD: Achmad Rakyat, Juga hadir anggota komisi yang lain Ade Kaca, Abdul Muis, Kadisdik: Endang dan disamping berdialog langsung kegiatan tersebut dilaksanakan secara virtual dan sesuai prokes.

Dalam hal monitoring tersebut Tim Media menanyakan langsung ke Hj. Siti Muntamah Oded MD alias Ummi dan didapat kesimpulan kendala yang menjadi sorotan.

Ummi menjelaskan bahwa kegiatan tersebut adalah untuk bagaimana perjalanan desentralisasi yang diberikan oleh Disdik Jabar, persoalan kendali mutu pendidikan, laporan-laporan efektifity kegiatan belajar mengajar serta terkait pemberian sarana dan prasarana sekolah di KCD V Kota dan Kabupaten Sukabumi.

"Didapat keterangan 15 Kecamatan belum memiliki sekolah negeri, dan Kabupaten Sukabumi paling banyak yang belum memiliki sekolah negeri," tutur Ummi di kantor Disdik Provinsi Jawa KCD V di jalan Selabintana No.Km.6, RW.No. 398, Karawang, Sukabumi, Selasa (23/2/2021).

"Terkait kegiatan belajar mengajar, akses pendidikan kabupaten sukabumi paling bawah, dimana PJJ hanya 58% dan berarti 42% lost," imbuh Ummi.

Lanjut Ummi hal tersebut terkendala pandemi Covid-19 dimana belajar mengajar dilaksanakan secara daring.

"PJJ pastinya membutuhkan alat komunikasi atau HP, disebabkan pengaruh keadaan alam dan geografis, sinyal, bahkan lebih memilih menikah dini, juga terkendala masalah ekonomi semasa pandemi Covid ini," ungkap Ummi.

Bagaimana kita semua, anggota komisi V DPRD provinsi Jawa Barat akan terus berikhtiar dan memberikan solusi atas apapun kendala terkait pendidikan di Jawa Barat.

"Masih belum juga didapat metode gambaran baku pendidikan kedepannya, PJJ belum dievaluasi secara masiv juga efektifity dan edukasi yang diberikan untuk anak-anak terutama yang ada di Kabupaten," kata Ummi.

"Tidak lain tidak bukan, bahwa apa yang kita ikhtiarkan, berdiskusi sekalian mencari solusi-solusi yang diperlukan," tandasnya.

Perihal sarana dan prasarana, Ummi menegaskan bahwa meskipun dalam kondisi pandemi Covid-19 sarana dan prasarana gedung sekolah negeri.

"Komisi V pun melakukan pemetaan daerah-daerah mana yang harus dibangun gedung sekolah baru untuk pemerataan," pungkas Ummi.



Red.me

Post Bottom Ad

Halaman